Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS NASIONAL KARANGTURI

UNIVERSITAS NASIONAL KARANGTURI

UNKARTUR
Berita

Deteksi Dini Kebutuhan Khusus Anak, Psikologi UNKARTUR Kembangkan Aplikasi DIKA

Psikologi UNKARTUR kembangkan aplikasi DIKA untuk membantu skrining awal kebutuhan khusus anak. Kenali inovasi, kuliah Psikologi, dan P2K UNKARTUR.

Deteksi Dini Kebutuhan Khusus Anak, Psikologi UNKARTUR Kembangkan Aplikasi DIKA

Orang tua atau guru mungkin pernah melihat anak mengalami kesulitan tertentu dalam belajar, berkomunikasi, atau mengikuti aktivitas sehari-hari. Masalahnya, tidak semua orang langsung tahu apakah kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih lanjut dan harus mulai mencari bantuan dari mana.

Kebutuhan inilah yang coba dijawab Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) melalui DIKA atau Deteksi Dini Kebutuhan Khusus Anak. Aplikasi ini dikembangkan untuk membantu orang tua dan guru melakukan skrining awal terhadap kebutuhan khusus pada anak.

DIKA Membantu Mengenali Kebutuhan Anak Lebih Awal

DIKA bisa menjadi langkah awal bagi orang tua atau guru untuk mengenali perkembangan anak yang membutuhkan perhatian lebih. Dari hasil skrining tersebut, mereka mendapat gambaran apakah ada hal yang perlu diamati atau ditindaklanjuti.

Namun, DIKA bukan alat untuk menentukan diagnosis anak. Jika hasil skrining menunjukkan hal yang perlu diperhatikan, orang tua dapat melanjutkannya dengan pengamatan lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tenaga profesional yang kompeten.

Baca juga: Perluas Akses Kelas Karyawan di Semarang, PT Gilland Ganesha dan Universitas Nasional Karangturi Teken MoU

Psikologi dan Teknologi Bertemu dalam Pengembangan DIKA

DIKA lahir dari kerja sama Program Studi Psikologi dan Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan UNKARTUR, dengan melibatkan Menik Tetha Agustina, Dodi Indra Sumantiawan, dan Puspita Puji Rahayu dalam pengembangannya.

Kedua bidang ini punya peran yang saling melengkapi. Psikologi membantu melihat perkembangan anak dan menyusun kebutuhan skrining, sedangkan Manajemen Informasi Kesehatan membantu membawa informasi tersebut ke dalam bentuk aplikasi yang lebih mudah digunakan.

Deteksi Dini Membantu Menentukan Langkah Berikutnya

Ketika melihat perkembangan anak yang berbeda, orang tua atau guru kadang bingung apakah cukup diamati atau perlu mencari bantuan lebih lanjut. Skrining awal seperti DIKA bisa membantu melihat hal-hal yang perlu diperhatikan tanpa terburu-buru memberi label pada anak.

Hasilnya kemudian bisa menjadi bahan untuk menentukan langkah berikutnya. Jika memang ada hal yang perlu diperiksa lebih jauh, orang tua dapat berkonsultasi dengan tenaga profesional yang kompeten.

Ilmu Psikologi Bisa Digunakan untuk Menjawab Masalah Nyata

DIKA menjadi salah satu contoh bahwa belajar Psikologi tidak berhenti pada memahami teori tentang perilaku dan perkembangan manusia. Ilmu tersebut juga bisa digunakan untuk melihat masalah yang ada di masyarakat dan mencari cara untuk membantu mengatasinya.

Menariknya, Psikologi juga bisa bekerja bersama bidang lain seperti teknologi dan kesehatan. Dalam DIKA, pengetahuan tentang perkembangan anak dipadukan dengan teknologi hingga akhirnya menjadi aplikasi yang bisa digunakan langsung oleh masyarakat.

DIKA Kini Bisa Diakses melalui Ponsel

Orang tua dan guru yang ingin melakukan skrining awal tidak harus datang ke kampus untuk menggunakan DIKA. Aplikasi DIKA sudah tersedia di Google Play Store sehingga dapat diakses langsung melalui perangkat Android.

Kemudahan tersebut tetap perlu digunakan dengan tepat. Hasil DIKA merupakan skrining awal, bukan diagnosis, sehingga pemeriksaan lebih lanjut tetap perlu dilakukan bersama profesional jika dibutuhkan.

S1 Psikologi UNKARTUR Bisa Ditempuh Sambil Bekerja

Pengembangan DIKA menjadi salah satu contoh bagaimana Psikologi di Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) dekat dengan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Kampus ini juga membuka S1 Psikologi melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) bagi pekerja dan profesional yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan.

Perkuliahan menggunakan hybrid learning dengan biaya sekitar Rp650.000 per bulan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga waktu dan biaya kuliah lebih mudah disesuaikan dengan aktivitas kerja. Dengan begitu, mahasiswa tetap bisa menambah kompetensi dan jenjang pendidikan sambil menjaga pengalaman serta perjalanan karier tetap berjalan.

Tertarik Kuliah Psikologi? Kenali Pilihannya Lebih Dulu

Sebelum memilih S1 Psikologi, kamu bisa melihat materi yang dipelajari, sistem kuliah, biaya, hingga kesesuaiannya dengan pekerjaan dan rencana kariermu. Melalui kelaskaryawan.id. dan unkartur.id.  kami juga siap membantu mencari jurusan dan kampus yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Informasi S1 Psikologi dan Kelas Karyawan UNKARTUR bisa dilihat melalui unkartur.id. Ikuti juga Instagram Kelas Karyawan UNKARTUR dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk informasi terbaru, lalu jika sudah menemukan pilihan yang sesuai, lanjutkan ke pendaftaran kuliah online, karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.