breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Cara Menyelesaikan S1 Pendidikan Bahasa Inggris Sambil Bekerja: Dari Praktik Bahasa ke Kajian Pembelajaran
S1 Akuntansi Bisa Beda Jurusan? Bekal Awal Memahami Laporan
Mahasiswa UNKARTUR Raih Juara Regional Essay Contest Djarum Foundation
Mahasiswa UNKARTUR Raih Juara Regional Essay Contest Djarum Foundation
Christopher William Piri, mahasiswa UNKARTUR, Raih Juara Regional Essay Contest Djarum Foundation dan Finalis Nasional lewat essay penanganan kreak di Semarang.
Mahasiswa Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR), Christopher William Piri, meraih Juara Regional Essay Contest Djarum Foundation dan melaju sebagai finalis tingkat nasional. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2023 tersebut mengangkat persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat Semarang, yaitu fenomena kreak atau kekerasan jalanan yang melibatkan kelompok remaja.
Prestasi ini juga menjadi bagian dari perjalanan William sebagai Beswan Djarum Angkatan 41. Melalui esainya, ia tidak hanya membahas persoalan sosial, tetapi juga menawarkan pendekatan yang dapat digunakan untuk mengarahkan energi anak muda ke kegiatan yang lebih positif.
William Angkat Fenomena Kreak di Kota Semarang
Dalam esainya, William membahas fenomena kreak yang telah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat Semarang. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tindakan kekerasan, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat dan kondisi sosial anak muda yang terlibat di dalamnya.
Berdasarkan data yang digunakan dalam kajiannya, 90,3% masyarakat mengenali ancaman fenomena tersebut, sementara 42% responden merasa keberadaan kreak berdampak terhadap rasa aman sehari-hari.
William kemudian melihat persoalan tersebut dari sisi yang lebih luas. Menurutnya, sebagian remaja yang terlibat perlu dipahami melalui kondisi lingkungan, kebutuhan akan penerimaan sosial, dan kurangnya ruang positif untuk menyalurkan energi mereka.
Baca juga: Apakah Bisa Kuliah Sambil Bekerja di Semarang? Cek Sistem Informasi
Riset Membantu Memahami Akar Persoalan
William melakukan pendataan dan menggali informasi dari berbagai pihak. Salah satunya melalui audiensi dengan SPKT Polrestabes Semarang untuk memperoleh gambaran mengenai persoalan yang terjadi di lapangan.
Dari kajiannya, William membedakan fenomena tersebut ke dalam dua kelompok, yaitu kreak destruktif pelajar yang masih memiliki peluang besar untuk dibina dan kelompok yang sudah mengarah pada tindakan kriminal yang lebih berat.
Pengelompokan tersebut menjadi dasar bagi William untuk melihat bahwa penanganan masalah tidak bisa hanya dengan memberi hukuman. Sebagian anak muda juga membutuhkan ruang untuk mendapatkan pendampingan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan kemampuan secara positif.
Baca juga: S1 Pendidikan Bahasa Inggris: Teori atau Praktik Mengajar?
Sport-Based Youth Development Jadi Gagasan Solusi
William kemudian menawarkan solusi dengan Sport-Based Youth Development (SBYD). Konsep ini menggunakan olahraga sebagai sarana untuk membangun disiplin, karakter, kemampuan bekerja sama, dan rasa percaya diri pada anak muda.
Menurut pendekatan tersebut, olahraga dapat menjadi ruang untuk menyalurkan energi secara positif sekaligus membangun kebiasaan yang lebih terarah. Anak muda tidak hanya diajak berhenti melakukan tindakan negatif, tetapi juga diberikan alternatif kegiatan yang dapat mereka tekuni.
Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui kampanye #antikreak dan kegiatan tinju amatir “GACOR: Rookie Rumble” di Semarang. Program ini diinisiasi William bersama komunitas UK Beyond Limits MMA Community dan No Limits Training Facility.
Dari Esai hingga Aksi Nyata
Hal menarik dari karya William adalah gagasannya tidak hanya berupa esai tapi juga melalui aksi nyata.Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat menggunakan kemampuan riset untuk memahami persoalan di sekitarnya, kemudian mengembangkan solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Baca juga: Peluang Kerja Setelah Lulus S1 Pendidikan Bahasa Inggris: Mengajar dan Mengembangkan Materi
Prestasi Mahasiswa Menunjukkan Peran Pendidikan
Prestasi William juga memperlihatkan bahwa kegiatan perkuliahan dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan di luar materi akademik. Riset, kemampuan menulis, berpikir kritis, dan keberanian mengangkat persoalan sosial dapat menjadi bekal untuk menghasilkan karya yang memiliki manfaat lebih luas.
Bagi mahasiswa, pengalaman seperti ini juga menjadi contoh bahwa prestasi tidak selalu harus dimulai dari kompetisi akademik yang berkaitan langsung dengan jurusan. Kemampuan memahami masalah, mengolah informasi, menyusun gagasan, dan menyampaikannya dengan baik dapat diterapkan pada berbagai bidang.
Saatnya Mulai Kuliah di UNKARTUR
Jika kamu tertarik mengikuti jejak Christopher William Piri dengan menempuh S1 Sistem Informasi di Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR), kamu bisa melihat informasi program studi, perkuliahan, dan pendaftaran melalui unkartur.id.
Untuk menemukan informasi tentang UNKARTUR, pilihan jurusan, maupun kampus lainnya, kunjungi kelaskaryawan.id. Jangan lupa ikuti Instagram Kelas Karyawan UNKARTUR dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar tidak ketinggalan informasi terbaru tentang perkuliahan, dunia kerja, dan skill yang dibutuhkan.
Sudah siap kuliah? Daftar kuliah secara online sekarang dan mulai langkahmu bersama UNKARTUR. Karena perubahan dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNKARTUR • Jl. Raden Patah No.182-192 Rejomulyo, Semarang Timur Kota Semarang - 50127 Jawa Tengah, Indonesia
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Nasional Karangturi. All rights reserved.
UNKARTUR